You are currently browsing the tag archive for the ‘energi surya’ tag.

APLIKASI LISTRIK TENAGA SURYA SKALA RUMAH TANGGA

Untuk listrik tenaga surya skala rumah tangga ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemasangan panel surya agar diperoleh daya yang optimum, diantaranya:

1.Jumlah radiasi cahaya matahari

Untuk Indonesia ini tidak menjadi masalah karena Indonesia adalah negara tropis yang menerima cahaya matahari sepanjang tahun.

2. Sudut panel / kemiringan panel

Yang terbaik adalah meletakan panel tegak lurus dengan dengan arah sinar matahari. Untuk daerah sebelah selatan katulistiwa, panel diletakan menghadap ke utara dengan kemiringan besarnya tergantung pada posisinya pada garis bujur. Baca entri selengkapnya »

TEMPO Interaktif, Jakarta – Penggunaan tenaga surya sebagai sumber  energi alternatif,  karena semakin menipisnya persediaan minyak dunia, kini bukan lagi berada pada tahap penjajakan.
Sebuah konsorsium eropa dilaporkan akan dibentuk untuk membangun pembangkit listrik  tenaga surya di Gurun Sahara, untuk digunakan bagi penduduk Eropa.

listrik tenaga surya
Baca entri selengkapnya »

TEMPO Interaktif, BANDUNG – PT Lembaga Elektronika Nasional (LEN) menargetkan bisa menghasilkan listrik sebesar 6 megawatt sepanjang 2010. Listrik dari bisnis andalannya yaitu panel surya, diharapkan bisa memenangi tender di sejumlah instansi pemerintah yang terlibat dalam program elektrifikasi listrik nasional.

panel surya
Baca entri selengkapnya »

Badan Pengakajian dan Penerapan Teknologi mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya berbasis hybrid power system Sebuah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), tengah dikembangkan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknoloh (BPPT) dan Pemerintah Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo. PLTS yang berada di pulau Panelo, Kecamatan Kwandang, Gorontalo itu berbasis hybrid power system.

Hybrid power system adalah suatu sistem pembangkit listrik dengan menggunakan berbagai sumber energi. Dalam konteks remote area power suply systems, hybrid power, adalah suatu sistem pembangkit listrik yang menggunakan diesel generator, baterai, sumber energi terbarukan (renewable energy), unit pengkondisian daya berikut peralatan kontrol yang terintegrasi. Sehingga mampu menghasilkan daya listrik secara efisien pada berbagai kondisi pembebanan. Baca entri selengkapnya »

Untuk melakukan instalasi listrik tenaga surya (PLTS) sebenarnya sangat mudah dan bisa dilakukan sendiri tanpa tenaga ahli.  Untuk langkah awal instalasi listrik tenaga surya diperlukan beberapa komponen. Komponen tersebut antara lain:

  1. Panel surya/ solar cells
  2. Controller
  3. Inverter
  4. Battery

Sebelum melakukan instalasi tentunya anda harus tahu fungsi dari komponen-komponen yang sudah saya sebutkan diatas. Sehingga akan lebih memudahkan dalam melakukan instalasi listrik tenaga surya (PLTS).
Baca entri selengkapnya »

Tenaga surya yang diserap bumi adalah sebanyak 120 ribu terawatt. Pada prinsipnya tenaga surya sebagai pembangkit listrik  dapat dilakukan dengan dua cara:

  • Produksi uap dengan ladang cermin yang digunakan untuk menggerakkan turbin. Ini dapat menghasilkan Pembangkit listrik tenaga surya dengan kapasitas besar.
  • Mengubah sinar surya menjadi listrik dengan panel surya photovoltaik.  Pembangkit listrik tenaga surya kecil. Sangat cocok untuk perumahan atau penerangan jalan.

Listrik Tenaga surya dapat dimanfaatkan  sebagai berikut:

  • Meningkatkan mutu sumberdaya manusia. Karena proses belajar bisa dilakukan pada malam hari. Selain itu, perkembangan teknologi pedesaan dapat diikuti denagn cepat malaui radio atau televisi
  • Penyampaian informasi tentang pembangunan dan hasil-haslnya bisa sampai dengan benar, sehingga manipulasi informasi dapat dicegah
  • Memperkokoh sistem pertahanan keamanan dilingkungan pedesaan
  • Baca entri selengkapnya »

1. PENDAHULUAN


Keadaan  bumi semakin  lama semakin memburuk ini  dikarenakan pencemaran lingkungan sebagai akibat dari kemajuan teknologi. Sebagai contoh dengan bertambah pesatnya jumlah kendaraan yang menyebabkan polusi udara.  Juga  dari efek rumah kaca (greenhouse effect) yang menyebabkan global warming, hujan asam, rusaknya lapisan ozon hingga hilangnya hutan tropis.  Semua jenis polusi itu rata-rata akibat dari penggunaan bahan bakar yang berasal dari fosil seperti minyak bumi, uranium, plutonium, batu bara dan lainnya secara terus menerus tanpa mengindahkan dampak buruknya terhadap alam. Padahal  bahan bakar dari fosil tidak dapat diperbaharui, tidak seperti bahan bakar non-fosil.

Dengan kondisi bumi yang sudah semakin memperihatinkan, mendorong kita untuk melakukan penghematan energi dan ini merupakan kewajiban kita semua sebagai warga dari bumi.  Salah satunya dengan menggunakan bahan bakar dari non-BBM yang dapat diperbaharui seperti tenaga angin, tenaga air, energi panas bumi, tenaga matahari, dan lainnya. Duniapun sudah mulai merubah tren produksi dan penggunaan bahan bakarnya, dari bahan bakar fosil beralih ke bahan bakar non-fosil, terutama tenaga surya yang tidak terbatas.                               .
Baca entri selengkapnya »

Arsip

Produk Kami

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.